by

Wonderkid-Wonderkid yang siap Mendobrak Liga Spanyol

Di dunia sepak bola modern saat ini yang lebih menonjol sisi industri daripada olahraga dan hiburannya, membuat klub-klub harus pandai-pandai mencari pemasukan dan mengelola neraca keuangan dengan sehat.

Sebab perputaran uang di dunia sepak bola saat ini sangat besar khususnya dalam hal jual-beli pemain.

Imbasnya, setiap tim harus rela menggelontorkan dana selangit untuk mendatangkan sejumlah bintang berkualitas demi menghadirkan gelar juara.

Manchester City, Manchester United, Real Madrid, Barcelona, Bayern Munchen, Juventus, Paris Saint-Germain, adalah sederet contoh tim bertabur bintang dengan pengeluaran fantastis.

Lantas bagaimana nasib tim yang tidak banyak mempunyai biaya besar untuk bisa mendatangkan pemain hebat, guna bersaing meraih gelar juara?

Solusinya ada di akademi. Pasalnya sistem pembinaan pemain usia muda sangat vital perannya untuk keberlangsungan sebuah klub, dalam mencari pemain dengan talenta berkualitas.

Dan salah satu liga yang mempunyai sistem pembinaan pemain muda cukup bagus adalah Liga Spanyol.

Klub-klub LaLiga sangat bergantung dengan akademi tim, untuk melahirkan pemain bagus yang akhirnya muncul sebagai wonderkid dan menjadi sosok penting di skuat utama.

Saat ini, ada banyak wonderkid yang menonjol di Liga Spanyol beberapa diantaranya adalah empat pemain ini dilansir dari Sportskeeda.

1. Pau Torres (Villarreal)

Bek tengah berusia 23 tahun ini merupakan salah satu pilar di lini belakang Villarreal. Pau Torres berhasil menarik minat sejumlah klub untuk mendatangkannya, mulai dari Barcelona hingga Arsenal.

Gaya main yang diusung pemain ini cukup khas, yaitu mampu bermain elegan sebagai ball-playing defender. Pau Torres sendiri sempat berkembang bersama Malaga pada musim 2018-2019 di Divisi Segunda.

Kini, Ia berduet dengan eks bek Real Madrid, Raul Albiol di jantung pertahanan The Yellow Submarines. Selain itu, Pau Torres juga telah mencatat caps  perdana bersama timnas Spanyol  pada November 2019.

Ia diprediksi akan mengisi tempat di timnas Spanyol selepas pensiunnya Gerard Pique.

2. Ferran Torres (Valencia)

Talenta muda selanjutnya yang mesti diperhitungkan kehadirannya adalah Ferran Torres. Mencapai debut pada usia 17 tahun dengan melepas assist kontra Athletic Bilbao pada 2018.

Ia berhasil tampil baik bagi Valencia di musim 2019-2020. Ferran Torres sendiri kerap tampil baik kala menjalani laga besar dan mampu menangkap mata penonton.

Di antaranya adalah saat Valencia memenangi laga kontra Barcelona dan imbang kontra Real Madrid. Penampilan cepat dan kemampuannya melepas umpan membuatnya menjadi vital di lini tengah Valencia pada musim ini.

3. Martin Odegaard (Real Sociedad)

Pemain muda Norwegia ini seakan menjadi pembelian gagal kala bergabung ke Real Madrid pada 2017.

Namun demikian, kala dipinjamkan ke Vitesse Arnhem pada musim 2018-2019, Ia justru tampil apik dengan mengemas sembilan gold an 12 assist untuk klub Belanda ini.

Penampilan apik Martin Odegaard diteruskannya kala membela Real Sociedad pada musim 2019-2020 dengan mengemas empat gold an lima assist.

Selain itu kemampuannya menguasai bola mampu menempatkannya sebagai pemain yang mampu memenangi penguasaan bola lebih banyak di banding pemain Liga Spanyol lainnya pada musim ini.

4. Aleksander Isak (Real Sociedad)

Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini cukup banyak dibicarakan menyusul gagalnya ia tampil apik ketika bergabung ke Borussia Dortmund dari klub Swedia, AIK.

Datang ke Real Sociedad pada awal musim 2019-2020, Isak mampu tampil impresif dengan mengemas tujuh gol di La Liga Spanyol.

Pemain berusia 20 tahun ini mampu tampil percaya diri sejak bergabung ke Reale Arena. Salah satunya kala membawa Sociedad mengandaskan Real Madrid di Copa del Rey.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *