by

Lazio vs Bayern Munchen Duel 2 Striker Haus Gol di Liga Champions

Duel Lazio vs Bayern Muenchen ini bakal dilangsungkan di Stadion Olimpico, Roma, Selasa (23/2/2021) waktu setempat atau Rabu (24/2/2021) dini hari WIB.

Ini akan menjadi pertemuan pertama kedua tim di pentas Eropa.

Selain itu, laga tersebut juga akan menjadi duel adu tajam Ciro Immobile dan Robert Lewandowski.

Pertemuan mereka sangat dinantikan karena kedua penyerang haus gol tersebut merupakan top skor di liga masing-masing pada musim lalu.

Musim lalu, Immobile berhasil membukukan 36 gol bersama Lazio di Liga Italia.

Sementara, Lewandowski mengemas 34 gol bersama Bayern Muenchen di Bundesliga.

Lazio mendapatkan satu tempat di babak 16 besar setelah berhasil menjadi runner-up Grup F dengan koleksi 10 poin. Kiprahnya terbilang apik, di mana pasukan Simone Inzaghi tersebut tidak terkalahkan dalam enam pertandingan.

Sementara itu, Bayern Munchen mampu melaju ke babak 16 besar usai keluar dari Grup A dengan status juara grup. Mereka mengumpulkan 16 poin, yang didapatkan dari lima kemenangan dan satu hasil imbang.

Melihat materi kedua tim, sudah jelas kalau publik lebih menjagokan Bayern Munchen. Lazio pun mendapatkan status tim kuda hitam. Lantas, apakah tim kuda hitam yang satu ini bisa menyakiti tuan rumah dalam laga yang berlangsung di Stadio Olimpico?

Kiper

Pada sektor ini, Lazio akan menumpukan harapannya kepada Pepe Reina. Pria berusia 38 tahun itu telah mengantongi total enam clean sheet dan baru kebobolan sebanyak 27 kali dalam 23 penampilan di semua kompetisi.

Catatan ini membuktikan kalau Reina masih handal dalam mengawal gawang kendati usianya sudah jauh dari kata muda. Selain itu, Reina juga dikenal sebagai sosok berpengalaman yang sudah mondar-mandir di pentas Liga Champions.

Manuel Neuer pun demikian. Sejak tahun 2011, Neuer telah merasakan pengalaman bermain di berbagai ajang bersama Die Bavarians. Sebanyak 24 gelar telah ia persembahkan ke Bayern Munchen, dua diantaranya dari ajang Liga Champions.

Pada musim ini, Neuer telah mengumpulkan sembilan clean sheet dan baru kebobolan 40 gol dari 32 penampilan di semua kompetisi. Melihat catatan kedua kiper, ada kemungkinan laga ini takkan menghasilkan gol yang banyak.

Bek

Lazio kerap menggunakan format tiga bek dalam beberapa pertandingan di musim ini. Inzaghi kerap melakukan rotasi, namun pemain yang sering mengisi pos ini secara reguler adalah Francesco Acerbi dan Patric.

Untuk satu slot lainnya biasanya diisi oleh Stefan Radu. Namun sepertinya, Inzaghi bakal menyerahkan slot tersebut kepada sang pemain anyar, Matteo Musacchio, berhubung Radu sedang mengalami cedera.

Di sisi lain, Bayern Munchen kerap memakai format empat bek. Besar kemungkinan pos ini bakal diisi oleh Niklas Sule dan Alphonso Davies yang menempati sisi sayap serta duet Jerome Boateng dan David Alaba di jantung pertahanan.

Ada satu nama yang sering mengisi pos pertahanan namun harus absen pada laga kali ini, yakni Benjamin Pavard. Pria berkebangsaan Prancis tersebut tak bisa ikut serta karena dinyatakan positif Covid-19 baru-baru ini.

Gelandang

Lazio kerap menjejerkan lima pemain sekaligus di lini tengah. Empat dari lima slot biasanya diisi oleh Adam Marusic, Sergej Milinkovic-Savic, Lucas Leiva, dan Luis Alberto. Sementara satu sisanya biasanya diisi secara bergantian.

Nampaknya, slot terakhir itu bakal diisi oleh Mohamed Fares. Pasalnya, pria berusia 25 tahun tersebut diistirahatkan waktu Lazio berhadapan dengan Sampdoria dan baru tampil sebagai pengganti di babak kedua.

Bayern Munchen menggunakan tiga gelandang dalam bentuk segitiga. Joshua Kimmich dan Leon Goretzka akan berperan sebagai gelandang bertahan, sementara tugas menyerang dihibahkan kepada Eric Maxim Choupo-Moting.

Choupo-Moting, sejatinya, bukan pemain reguler Bayern Munchen di musim ini. Namun Hansi Flick tidak memiliki pilihan lain lantaran Thomas Muller juga sedang menjalani isolasi mandiri lantaran dinyatakan positif Covid-19.

Penyerang

Sudah jelas, Lazio bakalan memainkan Ciro Immobile di lini depannya. Immobile merupakan salah satu penyerang subur di Italia dan telah mengoleksi total 19 gol dari 26 penampilan dalam berbagai kompetisi.

Ia kerap dipasangkan dengan Joaquin Correa di lini depan. Dalam urusan mencetak gol, Correa mungkin tak sebaik Ciro Immobile. Tetapi Correa-lah yang terbukti cocok dipadankan dengan bomber Timnas Italia tersebut sejauh ini.

Bayern Munchen sendiri akan mengandalkan sosok Robert Lewandowski sebagai ujung tombak dalam formasi 4-2-3-1. Ia bakalan dibantu oleh Leroy Sane dan Kingsley Coman yang bertugas mengacak-acak pertahanan lawan dari sisi sayap.

Ketajaman Lewandowski belum menurun meski usianya sudah menginjak kepala tiga, dengan catatan 31 gol dari 30 penampilan. Sane telah mencetak tujuh gol, sedangkan Coman telah mengumpulkan enam gol.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *