oleh

Biodata, Profil dan Fakta Wilda Octaviana Situngkir

Wilda Octaviana Situngkir, atau lebih dikenal sebagai Wilda Situngkir, lahir pada 27 Oktober 1995. Ia dikenal sebagai sosok multitalenta: model, aktris, ratu kecantikan, serta duta untuk beberapa lembaga sosial dan kesehatan.

Meski lahir di Jakarta, dalam perjalanan hidupnya ia banyak dikaitkan dengan Pontianak, Kalimantan Barat, tempat keluarganya bermukim dan membesarkannya.


Latar Belakang & Pendidikan

  • Tempat dan Tanggal Lahir: 27 Oktober 1995 (jakarta)

  • Asal Keluarga / Suku: Meskipun namanya menunjukkan garis Situngkir (klas Batak)

  • Pendidikan:
    • Ia menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) di bidang agribisnis atau ilmu pertanian di Universitas Panca Bhakti, Pontianak. 
    • Selanjutnya ia melanjutkan pendidikan pascasarjana di PPM School of Management (manajemen bisnis)

Wilda dikenal memiliki minat kuat terhadap edukasi dan pengembangan diri, sehingga mempertahankan studinya meskipun aktif di dunia hiburan.


Karier di Ajang Kecantikan

Karier Wilda dalam dunia pageant mencatat beberapa tonggak penting:

  1. Miss Earth Indonesia 2017
    Ia ikut berpartisipasi dan meraih penghargaan Miss Photogenic dalam ajang ini.

  2. Puteri Kalimantan Barat 2018
    Menjadi pemenang di tingkat provinsi, sehingga berhak mewakili Kalimantan Barat dalam Puteri Indonesia 2018

  3. Puteri Indonesia 2018
    Pada malam puncak yang digelar 9 Maret 2018, Wilda dinobatkan sebagai Puteri Indonesia Pariwisata 2018 (Runner-up ke-2 / Juara ketiga dalam kategori total).

  4. Miss Supranational 2018
    Sebagai perwakilan Indonesia, Wilda berhasil meraih posisi 3rd runner-up (juara keempat) dalam kompetisi ini. Ia juga meraih beberapa penghargaan khusus seperti Best National Costume, Miss Supramodel Asia, Miss Popularity, dan Miss Global Beauties Choice.

Pencapaian Wilda di Miss Supranational membuatnya menjadi salah satu wanita Indonesia yang sukses menembus papan atas kompetisi kecantikan internasional.


Karier di Dunia Hiburan & Media

Setelah berkarier di dunia pageant, Wilda memperluas eksistensinya ke ranah hiburan dan media:

  • Aktor / Web Series
    Ia membintangi serial web seperti Dilema (2022), serta Open BO (2023) dan Open BO Lagi (2024) sebagai karakter Husna.

  • Host / Presenter TV
    Sejak 14 Januari 2022, Wilda dipercaya menjadi pembawa acara (host) untuk program hiburan dan gaya hidup Showbiz di Metro TV, dengan format soft news / talk show. 
    Selain itu, ia juga aktif sebagai MC, moderator, dan co-host dalam berbagai acara publik. 

Wilda mengaku bahwa keahliannya dalam public speaking dan pengalamannya sebagai MC semasa kuliah membantunya menapaki karier sebagai host.


Aktivisme & Peran Sosial

Wilda tidak hanya berkiprah di dunia seni dan kecantikan, tetapi juga aktif dalam aktivitas sosial dan advokasi:

  • Ia diangkat sebagai Duta Komisi Perlindungan Anak (KPAI) pada 11 Maret 2019

  • Selain itu, Wilda juga diangkat sebagai Duta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia pada 25 November 2019

Kedua peran ini mencerminkan komitmennya terhadap isu perlindungan anak serta kesehatan masyarakat melalui kampanye edukasi dan kesadaran publik.


Tantangan & Keunikan Pribadi

Beberapa fakta menarik terkait perjalanan hidup Wilda:

  • Semasa kecil hingga masa sekolah, Wilda pernah menjadi korban bullying karena warna kulitnya yang gelap dan tubuhnya yang tinggi. Namun ia memilih menjadikan pengalaman itu sebagai kekuatan, dan kini menggunakan suaranya untuk menyuarakan anti-bullying.

  • Di dunia pageant ia dikenal berani bereksperimen dengan gaya warna dan busana yang mencolok, sebagai bagian dari identitas penampilan Eksotisnya.

  • Ia sering aktif dalam organisasi kampus, dipercaya memimpin aktivitas, dan memperoleh beasiswa.


Kesimpulan

Wilda Octaviana Situngkir adalah sosok inspiratif yang menunjukkan bahwa kecantikan saja tidak cukup — pendidikan, kemampuan berbicara, dan dedikasi sosial turut menyempurnakan kiprahnya. Dari dunia pageant hingga ke layar kaca dan program sosial, Wilda membuktikan bahwa ia mampu menjembatani peran sebagai publik figur dan agen perubahan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *